Tuesday, September 30, 2008

Hidangan Terakhir Buka Puasa

Selamat sore..
Gw lagi seneng nich!
Gw baru aja selesai masak.yup masak buat buka puasa terakhir ini.

Sebenarnya gw gak disuruh masak,cuma disuruh beli makanan dan siapin es buahny.Gw dan keluarga selalu bikin es buah komplit ndiri.Mungkin buat banyak orang ribet n repot.

Gw tiba tiba punya ide buat masak sup yam n goreng ayam doank.itu masakan andalan gw lho!hehe

Niatnya sich bikin ortu n kakak gw seneng.Soalnya mereka lagi keluar n sibuk.gak ada salahnya ini cara gw bikin mereka seneng.

Ternyata memasak buat orang yang kita sayang itu nyenengin lho!

Semoga mereka semua suka masakan gw.
Hehehe

The End of Ramadhan Day

Hari ini akhir dari bulan Ramadhan.
Hari yang ditunggu tunggu oleh banyak umat muslim di dunia.
Bagi kamu gimana??
Kalau bagiku jujur aku belum menemukan makna kemenangan itu sendiri.
Emosi masih terkadang datang menghampiri.dan aku memang bukan orang suci yang dapat mengatur emosinya.
Ramadhan kali memang berbeda dari tahun tahun kemarin.
Tahun kemarin kulewati dengan sangat sibuk d BEM dan UKM.
Tahun ini saya tidak sedang terikat organisasi apapun.
Ramadhan kali ini diselingi liburan ke Semarang.
Ramadhan kali ini banyak saya lewati tidur di kost Yayas.
Ramadhan kali ini saya lewati dengan keluarga dan teman teman.
Ramadhan kali ini saya lewati dengan kegemaran baru ngeblog.
Terima kasih buat semua yang diberi kepada saya.
Saya ingin mensyukuri semua yang saya miliki sekarang.

Monday, September 29, 2008

Keadaan dan Kondisi

Selamat malam...
Keadaan dan kondisi terkadang membuat kita menjadi tidak dapat melakukan hal hal yang kita inginkan dan hal hal yang kita senangi..
Keadaan juga terkadang menjadi tembok penghalang akan sesuatu yang telah menjadi rencana sebelumnya.
Apa mau dikata jika sudah demikian.
Kita hanya tinggal dapat menerimanya dengan lapang..
Contohnya sekarang..
Saya adalah putri dari orang tua yang mempunyai usaha penyetor ayam UD DUA PUTRI.
Usaha sambilan yang mendatangkan profit lebih dari kantoran kedua orang tuaku.usaha yang tak kan rela dilepaskan gitu aja.
Hari ini H min 2 lebaran.dan semua keluargaku dan karyawanku jungkir balik memenuhi pesanan.capek dan kurang tidur.tapi itulah konsekuensi pekerjaan..
Dan tadi pas buka puasa,mamaku jatuh dan pingsan.mengigau.itu gara gara gula darah tinggi.
Hehehe
keadaan makin sempit rupanya.
Dan aku cuma bisa terima ini semua.
Makasih Tuhan...

Tuesday, September 23, 2008

Pantai Pukul Satu Siang

Semua orang pasti punya yang dinamakan dengan perasaan,emosi,egois.Semuanya itu dimiliki oleh semua orang tanpa memandang umur atau usia.

Dan menurut saya yang dapat mengendalikan semua itu agar tidak terlalu merugikan dan menyakiti orang lain adalah sikap kedewasaan.Sikap kedewasaaan yang saya maksud adalah suatu sikap yang akan kita peroleh seiring dengan pengalaman hidup yang telah kita lalui sebelumnya.Belajar dari pengalaman, mungkin itu juga bisa mengembangkan sikat dewasa itu sendiri.Dan tak lepas dari semua itu jangan pernah dilupakan adalah logika atau nalar.Logika kita dalam memandang semua persoalan dari kaca mata masing masing tanpa melupakan kacamata yang dipakai oleh orang lain juga.

Contohnya saja bila beberapa orang sedang berlibur di pantai.Kesemua orang tersebut memakai kaca mata dengan porsi kebutuhan yang berbeda beda pula.Ada yang memakai kaca mata dengan lensa hitam,coklat,atau bahkan biru.Ada juga yang memamaki kaca mata lensa bening.Ada yang memang menyukai lensa bening.Tetapi ada juga yang memakai kaca mata lensa bening karena matanya sedikit rabun untuk melihat.Dan ternyata rabun pun masih banyak golongannya.Ada yang rabun jauh (minus), rabun dekat (plus), bahkan ada juga yang silinder.

Apa jadinya jika semua orang dengan kaca mata nya masing masing memandang pantai yang sama pada pukul satu siang?????

Terik…panas….yang ingin saya utarakan di sini bukan udara atau terik panas yang menyengat kulit kita jika kita sedang berada di pantai pukul satu siang.Tapi coba bayangkan anda berada di pantai tersebut dengan kaca mata yang telah anda pilih sebelumya..

Ada yang merasakan silau memakai kaca mata bening..

Ada yang merasa lebih teduh jika memakai kaca mata lensa hitam atau coklat bahkan biru..Itu semua tergantung selera menurut saya.

Dan jika anda menyadari pantai yang ada di depan anda tetap panas dan terik.

Kaca mata apa pun yang kita pakai sebenarnya sama saja..Terdiri dari dua lensa.Dan kita semua memakainya di tempat sama yang telah dimiliki oleh semua orang.Yaitu di mata masing masing..

Yang membedakan adalah warna lensa yang kita pakai..

Dari putih atau bening, hitam, coklat, bahkan biru atau warna lain yang anda suka, contohnya saja warna pink.

Warna lensa yang kita pakai itu mungkin yang dinamakan dengan cara berpikir dan memandang masalah dari sudut yang berbeda beda oleh semua orang.

Yang saya tahu,kacamta apapun yang kita pakai…tetap saja pantai di depan saya tetap panas dan teik..Berapapun usaha saya dalam melindungi mata saya agar dapat melihat pantai tersebut dengan sedikit lebih nyaman atau enak..Tetap saja pada kenyataanya pantai di depan saya masih terik dan tetap terik..

Namun teriknya pantai di depan saya ternyata memiliki pesona dan daya tarik buat semua orang yang sedang berdiri dan memandang pantai..Melihat eloknya ombak yang berkejar kejaran..Pantai yang indah…Tapi terik…

Sama saja dengan hidup di dunia ini..Indah….namun terik…

Semua orang tak sabar ingin menceburkan dirinya ke pantai…Dengan semua keinginan yang berbeda beda tentu saja…

Ada yang hanya bermain ombak dan bermain air dengan kapasitas badan yang tercelup air hanya sebatas kaki sampai lutut.Ada juga yang sudah puas memandang pantai dari jarak aman.Ada yang ingin berenang.Ada yang ingin bermain selancar.Ada juga yang punya keinginan untuk menyelami dalamnya pantai hingga bertemu laut yang sebenarnya.

Keinginan untuk menikmati pantai dengan cara masing masing..Cara yang bisa membuat anda puas dan tentu saja senang.

Tak perlu mencelupkan kaki mu ke pantai jika anda sudah merasa puas dengan melihat pantai dari sudut yang aman…

Ada juga yang merasa sangat haus ingin menyelami pantai agar bertemu laut yang sebenarnya..Dengan resiko yang semakin besar tentunya..

Ada juga yang ingin lebih jauh dari pantai dan ingin melongok bagaimana laut itu sebenarnya…Maka ia pun menyewa kapal atau perahu..Menikmati indah dan teriknya pantai dengan cara aman menurut dia namun tetap sudah bisa membuatnya berpuas diri.

Dulu….

Saya sudah terkagu kagum dengan pantai tersebut saat pertama kali saya melihat pantai tersebut.Namun saya hanya bisa memandangi pantai tersebut dari sudut aman..Dan memang naif saya saat itu karena saya melihat pantai tersebut dengan mata telanjang…

Naif…tapi jujur….

Naif..tapi jujur….

Menelanjangi semua kenyataan yang saya dapati di pantai tersebut…

Saat usia saya mulai beranjak lebih tinggi..Saya memakai kata tinggi,bukan kata dewasa..

Karena menurut saya kedewasaan itu sebenarnya tidak berpangkal pada usia atau umur itu sendiri….Usia mungkin sudah bisa dikatakan dewasa.Dan secara biologis juga sudah ada batasan yang jelas sebagai orang yang telah dewasa..Secara legal pun sudah ada batasan yang pasti yang dinamakan dewasa yaitu jika sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada usia 17 tahun.Yah walaupun sebenarnya batasan dewasa oleh negara ada dua.Yaitu ketika sudah mempunyai KTP dan juga jika sudah berusia 21 tahun (Menurut KUHPerdata)..Dan dualisme pengertian dewasa oleh negara tersebut sebenarnya kadang membuat bingung..Tapi saya lebih setuju dengan KUHPerdata yang mengatakan dewasa jika sudah berumur 21 tahun,Karena di saat umur tersebut kita sudah dapat dan legal dan dimaklumi sepenuh hati bebuat berdasarkan keinginan pribadi masing masing.Contoh yang paling ekstrim adalah kawin lari.hahahah….Jika kalian kawin lari sesudah berusia 21 tahun kalian tidak akan pernah bisa menjumpai segala tuntukan melarikan anak orang atau apalah…karna kalian sudah benar benar dewasa dan memang diharapkan benar benar dewasa pada saat usia tersebut..

Kembali ke pantai….

Lensa atau cara berpikir dan memandang suatu masalah tersebut sering menimbulkan suatu pertengkaran.percekcokan,bahkan permusuhan…Ya karena memang lensanya beda…Coba anda bayangkan anda melepas lensa anda dan mencoba lensa teman anda,,pasti sensasi perubahan cara berpikir yang drastis..

Tapi terkadang orang enggan atau malu atau segan untuk meminjam kaca mata orang lain untuk melihat dan menikmati pantai yang sama..

Orang juga enggan saling melepas kaca mata masing masing dan benar benar menelanjangi pantai secara bersama sama…Menelanjangi teriknya pantai secara bersama sama..Panas…Terik atau apalah….Tapi itu memang sesuatu yag akan anda temui jika berada di pantai pukul satu siang..Tapi itu memang suatu kepastian yang akan kita jumpai di sana.

Apapun yang kita pakai….

Apapun kacamata yang kita pakai dengan jenis lensa masing masing….

Apapun jenis lensa yang kita jadikan pembenaran memandang suatu masalah dengan logika dan nalar masing masing…

Di depan kita tetap sama …

Pantai yang panas dan terik pada pukul satu siang..

“Setiap jenjang memiliki dunia sendiri, yang selalu dilupakan ketika umur bertambah tinggi.Tak bisa kembali ke kacamata yang sama bukan berarti kita lebih mengerti dari yang semula.Rambut putih tak menjadikan kita manusia yang segala tahu.”

Dikutip dari Filosofi Kopi karangan Dewi Lestari

Salam

~Bik-Dei~

Thursday, September 11, 2008

Look at the stars

Malem..
Lagi di depan rumah seorang diri dan memang di rumah seorang diri.hehe
biz buka puasa tadi q k teras rumah,,nunggu bintang yang gak terliat karena mendung..
Jadi malem nie aku melongok langit lagi.dan sudah gak mendung..dan langit bener2 bersih.awan nya aja terliat.tapi bentuk bulan nya aku gak suka..karena bukan bulan sabit or purnama.tapi sayang,bintang yang terliat cuma dikit aj..
Aku jadi inget pas kecil dulu,,aku selalu melongo berjam jam cuma buat liat bintang.dari dulu aku berharap punya rumah dengan balkon.jadi aku bisa puas liat bintang..atau aku yang selalu pengen naek genteng rumah,aku pengen rebahan sambil liat bintang.tapi sayang,,aku pasti dibunuh kalo' naek genteng..bukan nya aku gak bisa naek genteng,itu mah gampang buat aku..tapi aku males aja kalo' ketauan orang rumah or tetanggaku.gak lucu kali' seorang putri,,red itu nama asli gue..yang gak penah keluar rumah tiba tiba ketauan naek genteng..hehe
dan impianku yang belum tercapai,,aku pengen ke Bosca,,pengen ngrasain gimana liat bintang pake teropong paling besar d Indonesia itu.sumpah pengen bgt gw!!maybe next time gw bisa bener2 ke sana,hikz..pengen!!!
Jadi,dengan segala keterbatasanku,aku yang cuma bisa liat bintang di teras rumah seorang diri..moga2 cowok2 yang suka nongkrong di rumah depan rumah ku gak cepet cepet dateng
.biar aku bisa berlama lama di sini..
Aku bener2 kangen kebiasaanku dulu..
Look at the stars!!

MiRIS Day : Again

Minggu, 7 September 2008 10:18 pm

Hari ini genk dari SMA gue yang bernama MiRIS (dalam bahasa Jawa artinya nyaris) atau kependekan dari Mind Running In Silent kumpul kumpul lagi setelah lama gak kumpul…dan hari ini personil kita lengkat..jarang lho bisa kayak gini…biasanya pasti minus satu orang..Dan kali terakhir kita kumpul lengkap itu pas mo makan di Pizza Hut Grand Mall lalu terjadi peristiwa “kunci motor ilang” dan akhinya ketemu ama mas mas tukang kunci yang asli cakep n putih….hihihihi….kita berempat Cuma ketiwa ketiwi aja sambil liatin mas itu bikin kunci motor yang yang baru buat motornya Neg….hahah…btw pa kabar ya mas itu?????

Anyway….karena lagi bulan puasa maka kami berempat setuju buat ngadain Buka Puasa bareng….sebenere gak bareng juga sich…

Gue yang dari rumah bis magrib dan harus jemput Pipit dulu sebelum akhirnya meluncur ke GM….Pas itu Neg ma Emka udah buka puasa duluan di PH Grand Mall….Sedangkan aku ma Pipit (sebenere Pipit yang buka puasa,,,gue Cuma makan malem biasa) makan di futcort GM (asli gue kasian liat Pipit yang rela nunggu gue yang selalu ngaret ini dan jadi telat acara buka puasanya…hehe….maaph yak!!!!)…

Oya pas itu gue ma Aneg sengaja dandan kembaran…gak kembar kembar bgt sich…Cuma pake gaya yang mirip aja…hehe…
















Biz itu acara kita karokean….sebenere MiRIS itu udah terlalu sering yang namanya karoken…tapi gak tau n heran aja gue ma Neg yang demen bgt ama yang namanya Karokean…kali ini kita Cuma karokean instan di Red Box…lagunya:

  1. RAN, pandangan pertama….gak tau udah berapa kali gue karokean lagu ini
  2. ST12, PUSPA…….kita emang seneng karoken lagu lagu yang norak n kita benci…hahaha….oya gue jadi inget perjalanan di bus menuju Semarang kemaren…gue yang muntah muntah gak jelas sendirian dan gak ada yang ngurus…hufh….tiba tiba aja ketawa terbahak bahak…dan bikin penumpang bus laen jadi liatin gue gak jelas gara gara lagu mp3 yang diputer di Bis tiba tiba nyanyi ST12 PUSPA…hahahah
  3. Dewiq feat Ipank, Bete….kali ini kita berempat bener bener teriak teriak dan joged joged kayak orang gila…karena emang akhir akhir ini lagi punya banyak pengalaman buruk ama makhluk yang dinamakan cowok…”Baby aku inginkan putus”….gue jadi inget hari dimana gue ama Yudha nyanyi nyanyi keras lagu itu pas antri bayar SPP semester3 kemaren…dan pulang nya gue dapet hadiah putus yang sebenarnya ama pacar gue pas itu….hhhmmm…..kita gak pernah tau kalo’ permintaan itu bener2 terkabul..hahahah
  4. Daniel Powter, Bad Day….gue seneng bgt ama nie lagu dan udah berkali kali gue ulang karokean lagu ini ama Yayas….ring tone gue juga Bad Day….apa hubungannya??????heheh….













Dan setelah acara karokean yang lebih mirip teriak teriak itu…..kita menuju ke Rocketz Live CafĂ©…tempat ngopi paling ajib menurut gue se Solo Raya….tanpa membandingkan tempat ngopi yang ada di Solo Square tentunya….

Gue baru sekali sich ke Rocketz,,,pas itu ama Dahad…dan asli gue salah mesen kopi…jadi gak enak…dan kali ini gue agak selektif milih menu dan hasilnya….kopi gue kopi paling enak n imut dari segi rasa dan penampilan…hehehe….My feeling is good setelah pesen kopi yang pas buat gue…

Malam ini Rocketz penuh gila…makanya kita yang selalu pakai tempat indoor kali ini milih outdoor….meski bakalan ketemu ama yang namanya nyamuk….tapi tak apalah….My feeling is Good…lanjut dah….

Di Rocketz or sebenere dimana pun kita berada kita harus selalu jepret jepret a.k.a poto poto….dan kita semua punya kebiasaan harus foto kopi yang kita pesen sebelum akhirnya kita minum..(gw jadi inget ide nya Aneg buat bikin blog yang khusus buat KOPI…kapan????)….











Setelah itu pulang…..

Dan kayaknya hasrat minum kopi gue belum selesai….gue ngetik ini sambil minum espresso oleh oleh ibu nya Aneg dari Australia….kali ini gue bikin dengan bener…maklum cara bikinn ya pake bahasa Inggris sich…heheh….

Makasih ya Buat Mba Ayu yang dengan sengaja mengoleh olehi gue kpi…tau aja kalo’ gue demen bgt minum kopi…..hahaha

Salam

~Bik-Dei~

2nd Day With Semarang

Sabtu,6 September 2008 09:03 pm
Selamat malam….
Capek gila….seneng gila…..
Hari ini hari kedua gue di Semarang..
Bangun jam 9 pagi karena…”jepret!!”…Neg foto gue pas lagi tidur…OH NO!!!!!




Tapisebelumnya.....foto foto dulu mumpung baru mandi n masih cakep....hehehehehhe





Sedikit bingung gimana acara jalan jalan ku ma Neg kalo’ jam segitu gw baru bangun..Padahal rencananya kita mo ke Solo jam1 siang…well…
Jam11 siang kita berangkat ke Citra Land….Cuma buat satu alasan: cari tas yang cocok ama gue..that’s it…dan si Neg udah di bela belain mokah segala gara gara kepanasan n gak tahan kali ya liat gue srupat sruput es the…hehehe….setan ya gw????
Dan muter muter citra Land pun jadi sia sia gara gara emang gak ada tas yang gue suka….Kami pun melanjutkan tujuan ke Java Mall Semarang….muter muter lagi…dan hasilnya gue masih aja belum dapet tas yang gue suka…Di Java Mall kita Cuma membeli barang barang karena laper mata dan menurut kita “ini lucu yak???”…hahaha….
Cewek….ya tetep aja cewek……
Hari semakin siang dan aku pun semakin putus asa belum dapet tas yang gue suka…
Dan sepertinya rencana buat balik pukul 1 siang tinggal lah rencana aja…
Kita kemudian menuju ke DP Mall….tujuan terakhir sebenernya….
Kita makin capek….makin panas….makin aus….makin laper….
Tapi tetep semangat memenuhi hasrat pengen beli tas baru buat gue…hufh….
Dan akhirnya dapet juga….setelah tiga mall yang kita puterin….setelah Aneg akhirnya mokah….setelah peluh peluh keringat yang keluar….setelah bergelas gelas es teh yang kita minum….AKHIRNYA GUE DAPET TAS YANG KLIK MA GUE….
Heheheheh……..
Setelah makan dan akhirnya pulang ke rumah….
Kita segera packing buat pulang ke solo….dan rencana ya tinggal rencana….selalu ada aja yang tiba tiba terjadi dan bikin rencana pulang kita semakin telat….
Jam 4 sore nyari bus jurusan Solo dan baru daper jam setengah 5 sore….Bakalan sampe Solo malem nich….
Oya,,,,ada yang menarik di perjalanan pulang…
Pas sampe bawen,,,ada perkebunan kopi gede banget gitu…..sumpah gue ngiler liat pohon pohon kopi itu….pengen turun…dan foto foto ama pohon pohon kopi….kan belum pernah tuh gue poto poto di kebon kopi….Tapi gak mungkin banget lah….Kita kan lagi naek bus….
Kali ini gue gak mabok darat lagi…hore!!!!!dan gue bener bener nikmatin perjalanan gue…liat liat jalan….mungkin bagi kalian aneh….tapi…gue kayak ngrasa jalan terus….jalan terus….terus….terus….dan membuang apa yang pengen buang di perjalanan gue….buang….. buang….. dan buang…..selesai….
“berjalanlah…walau habis terang…ambil cahaya cinta tuk terangi jalanmu…..”

Jam 7 malem kita sampe di perapatan Kartasura dan dijemput ama bokapnya Neg….bis itu gue dianter pulang….dan trip gue Ke Semarang selesai…yang ada tinggal capek….capek gue pengan tidur….


Salam

~Bik-Dei~

1st Day In Semarang

Sabtu, 6 September 2:58 am di Semarang
Selamat Malam ………..
Hi every body……
Pagi ini aku lagi ada di Semarang yang panas..dalam rangka liburan gara gara aku kangen ama Aneg makanya aku dateng ke Semarang.
Aku belum tidur???tentu aj tidak…aku tadi sudah tidur jam 11 malam dan terbangun lagi jam 1 dini hari…
Dan sekarang aku sedang memenuhi nafsuku buat menulis semua yang baru aja aku lakuin di kota panas ini…
Tadi aku sampai di Semarang pukul 11:30 am dan lngsung meuju rumah Aneg gara gara aku teler di jalan dan akhirnya bisa juga memulihkan tenaga ku yang terasa lemes banget…
Hari ini aku gak puasa kayak orang Islam lainnya…tapi Aneg bikin acara buka bersama gitu dengan sodara sodara nya dan aku diikutsertakan…dan waktu ditanya aku pengen kemana di Semarang???yang penting tempat ngopi dah aku juga udah seneng…makanya tadi jam 5 sore aku, aneg dan sodara sodaranya yang terdiri dari Dinda,Mas Guruh, Mas Rendi pergi ke tempat ngopi naek mobilnya Mas Rendi…namanya Buket Koffe N Jazz…yup Koffe with “K” not “C”….gue sempet mikir kenapa gak ditulis kopi sekalian atawa Coffe aja gitu…But I don’t know about that…



This Is Buket Koffe N Jazz
Menurut gue nie tempat ngopi gak jual tempat dan juga gak jual kopi yang enak..Tempatnya emang asik ada di lantai dua gitu, dan di sebelahnya ada distro yang gue gak pengen mampir…Dan baru kali ini gue ke tempat ngopi yang “not AC”…jadinya udara panas Semarang masih teras di sini.hufh..
Dan benar kata Aneg,,nie tempat ngopi emang gak terkonsep dengan baik…jadi gak jelas juga ini tempat ngopi dengan tema minimalis,modern,kejawen,atau dengan konsep mewah “wah” yang bias ague temuin di Solo City…
Liat aja tempatnya aja kayak gini….



Kursi kursi yang aneh aja buat tempat ngopi dipajang gitu aja…dari kursi yang terbuat dari…I’m sorry…dari ban mobil bekas sampe kursi yang gue temuin di rumah eyang gue, itu pun udah lama bgt…okey aja sich kalo’ pake kursi lama itu,,asalkan emang konsep dari tempat itu juga klasik gitu…kan asik tuh…
Kopi yang ditawarin bermacam macam…rata rata aku pernah nyoba semua…tapi aku emang tau kopi dengan nama yang sama tetap akan berbeda rasa dan tampilan nya jika di tempat kopi lain…dan hari ini saya sengaja tidak minum kopi karena “alasan kesehatan”…saya baru aja mabuk darat dan saya rasa penyakit vertigo saya mulai kambuh..(red: vertigo adalah penyakit ganguan fungsi keseimbangan otak..atau gampangnya lebih parah dari migrant karena kamu bias sampai muntah muntah dan gak akan ngrasa seimbang ketika berjalan dan lebih parahnya lagi pingsan)…Jadi saya milih aman pesen buble gum yang manis dan enak dan netral buat tubuh saya…


Bik At Buket Koffe N Jazz

Gak heran juga karena kopi kopi yang di jual di sini benar benar dengan harga miring…and..no tax and servise…Pantesan aja agak dongkol juga kalo’ inget servise nya yang emang jelek…dari kopi nya yang datengnya lama banget…mau minta mangkok aja si mbak nya malah lupa…dan pesenan mas Elang yang belum terbayar…untung kita semua anak baik baik dan jujur yak????heheheh,,,,
Walau dengan segala keterbatasan yang dimiliki Buket Koffe N jazz (maaf kenapa saya jadi berpikir tentang Bubur Ketek ala iklan salah satu deodorant ternama di negeri ini)..saya, Aneg dan sodara sodara Aneg tetep enjoy ngobrol dan menikmai suasana…ditambah kedatangan Mas Elang yang terlambat suasana pun menjadi semakin ramai…Walau asli saya sering ngrasa gak nyambung kalo’ mereka sedang membicarakan keluarga mereka yang banyaknya minta ampun itu..Sebenere saya agak miris melihat mereka yang berbuka puasa dengan kopi…dan mereka gak makan makan…mereka kan puasa…beda sama aku yang memang sedang tidak puasa…Sampai akhirnya semua obrolan harus dihentikan karena perut sudah meronta untuk diisi….sebelumnya… Cherrs…..



Setelah itu dengan menumpang mobil Mas Rendi,,,gue,Neg, And Mas Guntur menuju ke Brux the Bistro buat makan di sana sekalian dibayarin ama Mas Elang…Mas Elang dan Dinda naik mobil yang berbeda…Setau gue tempat ngopi dan tempat makan yang kia tuju itu berada di daerah Semarang bagian atas..view nya bener bener asik dan bias dibilang romantic dengan banyak lampu lampu temaram..hhhmmm…jadi pengen pacaran ngliat lampu lampu yang banyak diceritain sodara sodara Neg…hahahah…
Babibu…..kita pun sampai di BRUX the Bistro…



Tempatnya asli asik dan gak ada di Solo…ada yang indoor dan outdoor…tapi kita memilih indoor dengan pertimbangan banyak nyamuk di luar sana…hehehe….
Karena emang udah bener bener laper,,,semua pun segera memesan makanan dan melahap habis makanan yang ada…..tentu saja diiringi alunan piano lagunya Jamie Cullum….hmm…makin asik aja suasananya…


Bik on BRUX the Bistro

Selesai makan kita semua tetep asik ngobrol macem macem…dari mulai aliran music,tempat nongkrong,distro,dan ngomongin orang orang tentunya…hehehe….gue rasa hari pertama gue di Semarang is so nice….dan gue lagi gak pengen ada yang merusak mood gue yag lagi seneng ini…
Thanks buat Aneg,Dinda,Mas Guruh,Mas Rendi, n Mas Elang yang udah mau ngajak gue ke acara buka bersama yang sebenere buat acara keluarga mereka sendiri…..ngobrol ampe lupa waktu udah nunjukin pukul 10:30 pm…
Sebelum pulang…..
Cherrs lagi….


Saatnya pulang…istirahat…..
Makasih buat semuanya yang udah bikin malem ini menyenangkan….

Thursday, September 4, 2008

Review Film HITMAN


Directed by Xavier Gens
Produced by Chuck Gordon
Adrian Askariah
Daniel Alter
Luc Besson
Written by Skip Woods
Starring Timothy Olyphant
Dougray Scott
Robert Knepper
Olga Kurylenko
Music by Geoff Zanelli
Distributed by 20th Century Fox
Release date(s) United States:
November 21, 2007
Running time 94 minutes
Country United States
Russia
Bulgaria
Turkey
United Kingdom
Language English
Russian
Budget $17,500,000






Plot

The film opens with a montage showing a group of bald children receiving tattoos of bar codes and then shows them being instructed to use of firearms & martial arts.

Interpol agent Mike Whittier discovers Agent 47 in his study, where the two talk briefly. The scene flashes back 3 months, as 47 is completing a hit in Niger. He receives a communication from his Organization contact, Diana, and is told he is to kill his next target, Russian President Mikhail Belicoff, publicly.

Agent 47 succeeds in killing Belicoff using a sniper rifle to achieve a head shot from over 4 km away. However, when 47 is in the train station ready to leave, he's told there's a witness–Nika Boronina–whom he must kill. Confronting Nika on a street, he realizes she's never seen him before and decides not to kill her. Additionally, Belicoff's death was covered up, being portrayed in the media as a grazing wound. Agent 47 then escapes a failed assassination attempt.

Agent 47 confronts Diana about who would want Nika dead when she wasn't a witness and why Belicoff is still being portrayed as alive. Outside, Mike Whittier and his partner have been tipped off that 47 is in the hotel. They encounter the FSB, led by Yuri Marklov, who sends in an emergency response team to capture 47. Diana calls 47 directly, informing him that it was Belicoff himself who ordered the hit. The troops attack and a hotel battle ensues. Agent 47 successfully escapes. However, the Organization he works for has dispatched assassins to kill him for failing his mission.

Agent 47 kidnaps Nika–who was about to be killed by her driver and questions her. She suggests 47 may have killed one of Belicoff's doubles, but 47 denies that possibility. The two try to leave by train, but are intercepted by the Organization's assassins. Agent 47 is able to defeat four of them including the assassin that tried to assassinate him earlier. He also defeats Mike Whittier who pursued, and escapes with Nika.

Agent 47 arranges a meeting with Agent Smith, later to be revealed as a member of the CIA. Smith reveals to Agent 47 that Belicoff's opponents ordered the hit on the real Belicoff and replaced him with a double that is loyal to them. Agent 47 then offers Smith a deal: if Smith helps him during some unrevealed time in the future, 47 will kill Belicoff's brother, Udre, a slave trafficker, and arms dealer. Smith accepts the deal. Agent 47 and Nika travel to Turkey and after kidnapping and impersonating arms-dealer Mr. Price, he succeeds in killing Udre in a huge fire fight. Udre is shot in the head.

The death of Udre was a set-up designed to draw the fake Belicoff–who, working with Yuri and an unseen cabal, is part of a plot to have a puppet leader in control of Russia–into the open. Agent 47 kidnaps Yuri and forces him to have his own FSB agents try to shoot Belicoff as he delivers a eulogy for Udre. Agent 47, disguised as a soldier, manages to kill all of Belicoff's guards and takes him into the archbishop's chamber in the church, and after having a small conversation with Belicoff, he kills him by shooting him point blank in the head. He then allows himself to be taken into custody by Interpol and Mike Whittier, being transported in a Mercedes-Benz G500. However, Agent Smith intercedes at the last minute with a fleet of black Audi Q7's, allowing 47 to escape.

There is a flash forward to the conversation between agent Whittier and 47, which is taking place at Whitter's house. After wrapping up their conversation, 47 reveals the body of Mr. Price, shaved and dressed to look like 47. They make a deal in which Whitter would go along with 47's plan, admitting that the body in his home is the real 47. As 47 leaves, he turns to Whittier and says that he hopes to never see Whittier again, for the sake of both of them.

The scene then changes to Nika, who is shown picking up an envelope from an undisclosed sender. Inside it, there were papers and a message saying that she now owns a vineyard (she had told 47 of her childhood dream of having one). Meanwhile, 47 is watching her from afar, through the scope of his sniper rifle. He then looks at the corpse of another hitman, lying close to him, and says "I told you to leave her alone. You should have listened." He then turns back, and walks away.


sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Hitman_(2007_film)


gw sebenere mo bikin review film ini...tapi?????gw baru tau kalo' tu film keluar taun 2007..what the hell!!!???!!!gw baru nonton 2 minggu lalu di 21 SOLO...jadi kesimpulannya....
Film di 21 Grand MAll....PARAH.......

Tuesday, September 2, 2008

BIK dan HUKUMAN GANTUNG

Gak tau kenapa kenapa tiba tiba aja gue jadi inget kejadian yang belum lama lama banget gue temuin….
Pagi itu,,,gue lupa kapan pokoknya itu pas kuliah PHI (Pengatar Ilmu Hukum)…dan boleh diingatkan itu waktu Semester Pendek mengulanghikz
Gue waktu itu telat 15 menit menurut jam di hape gw
Langsung aja ngloyor ke tempat belakang
Tiba tiba aja bu rofikah ngomong “yang telat duduk di depan!”
emang ada aturannya?”gue nyeletuk gitumenurut gue sich lirih and gak mungkin dengertapi
silakan duduk di depan!sodara ini sudah telat,gak rapi pake kaos sama sandal,gak sopan!”
iya bu”
Gw celingak celinguk..yang pake kaos lumayan banyak kokdan gue gak pake sandal.emang bentuknya sandal ada tali di belakangnya gitu…sering juga gue liat mahasiswi pake itu..

jadi….hari itu gw bener2 kuliah dalam arti yang sebenernyaduduk paling depan gak ada temennyakarena yang laen duduk di tengah ke belakanghikz

Padahal kegiatan anak hukum kalokuliah paling paling adalah:
1. smsan
2. chatting
3. online internet
4. dengerin mp3
5. baca komik atau novel
6. ngobrol ngobrol
7. surat suratan
8. ngupil
9. tidur
10. ada yang kuliah bener juga sich

Karena apa?????karena ruangannya gede banget dengan kapasitas 100 mahassiswa bahkan kadang lebihgimana bisa kuliah kaloduduk nya aja dempet dempetan gitu??!!??

Back to the point…

Tapi hari itu gw kuliah….
Bu Rofikah menjelaskan proses hukuman eksekusi a.k.a hukuman mati
Dan tiba tiba
Masasich?”gue
Jadi anda belum tau kalohukuman eksekusi di indonesia itu ditembak?”
Saya kira gak Cuma itu aja Bu”
Itu pelajaran semester 1.kemana saja sodara??”
ke gunung!!!!!ke hutan lalu belok ke pantai…..
Ya enggak lahemang semester 1 aku banyak rehat gara2 kecelakaan parah itu.
Kamu kemaren dapet nilai berapa?”
Dapet D, Bu”
Gak kaget saya
WHAT!!!!!it’s not fair!!!!bukannya kelas ini emang dipenuhi mahasisiwa dengan nilai C,D, bahkan E….gue kan lumayan tengah2…heheheh
Babibu…..
Kuliah pun terus berjalanitu tadi Cuma selingan nyebelin ajah
Dan bagi kalian yang gak ngarti apa yang gue bahas….
Sodara sodara…..
Mari saya jelaskan….
Jadi yang namanya hukuman mati di Indonesia itu dilaksanakan dengan cara ditembak oleh tim penembak yang namanya apa aku lupahehehe
Dan acara menembaknya itu dilakukan dengan jarak 2 meter dari terpidana mati yang telah ditutup matanya dengan kain hitam terlebih dahuluBadan terpidana mati tersebut juga sudah diikat dengan posisi berdiri…Dan kaloternyata setelah di tembak mati oleh tim penembak ternyata terpidana mati masih hidup maka tim penembak akan mendekati terpidana mati tersebut lalu mengarahkannya ke pelipis dan menembaknya DUER….pastinya abis itu mati juga kan????
Dan pada saat eksekusi tersebut harus dihadiri oleh Jaksa yang pertama kali menuntut hukuman mati.Bukan Jaksa pada tahap Banding ataupun Kasasi…Dan terpidana mati jika mengajukan grasi kepada Presiden harus menunggu grasi tersebut ditolak oleh Presiden yang kemudian surat penolakan grasi sekaligus perintah eksekusi dibacakan oleh Jaksa yang saya aksud di atas.Dalam prakteknya banyak sekali terpidana mati yang belum di eksekusi atau harus menunggu lama untuk di eksekusi.Seperti kepada kasus Marsinah,,pembunuh pejabat dan keluarga di daerah Jawa Timur.Marsinah yang dipidana mati tahun 1988 baru dieksekusi mati tahun 2008 atau 20 tahun.Umur gw aja belum 20 tahun…Dan banyak sekali terpidana mati yang akhirnya mati di penjara
Semoga infonya bermanfaat

Salam

~Bik-Dei~