Monday, December 6, 2010

Story About Cappucinno


Cappucinno

Yeah Cappucinno adalah salah satu jenis dari sajian kopi faforit saya, selain kopi hitam.Meskipun dalam kenyataannya saya lebih sering minum kopi hitam bila dibandingkan dengan Cappucinno,akan tetapi si kopi susu ini tidak pernah saya lupakan.

Cappucinno adalah kopi khas Italia yang merupakan campuran antara kopi dan susu.
Cappucinno sendiri berasal dari kata "cappucin" yang berarti adalah biara wanita yang seragamnya kecoklatan
menyerupai warna khas dari Cappucinno.
Minuman Cappucinno biasa disajikan dengan taburan choco granule sebagai hiasan
manis diatas Cappucinno.Bagi sebagian
pecinta kopi, ada yang meminum Cappucinno dengan tanpa mengaduk Cappucinno mereka sehingga tidak merusak hiasan dari choco granule.Karena bagi sebagian pecinta kopi, choco granule adalah seni yang enggan untuk dirusak begitu saja.




Berikut adalah pengalaman saya dengan beberapa Cappucinno yang
pernah saya cicipi.
Gambar di samping adalah Cappucinno yang pernah saya minum di Kedai Kopi Ku Pas beberapa tahun yang lalu.
Choco Granule yang dibuat oleh barista disusun secara acak dan berantakan.Saya tidak mengerti mengapa disusun demikian, karena setahu saya saat itu, si barista paling gemar menyusun choco granule dengan bentuk hati.









Sedangkan ini adalah Cappucinno dari Omah Sinten.
Omah Sinten sendiri adalah sebuah restoran yang berada di daerah Ngarsopuro, SOLO.Meskipun bukan tempat yang khusus menyajikan kopi,tetapi Cappucinno di sini lumayan berkesan untuk lidah saya.










Minuman Cappucinno di samping adalah racikan dari Kopitiam Oey, SOLO dan merupakan salah satu faforit saya dalam menikmati
kopi di kota SOLO tercinta ini.

Yang khas dari Cappucinno ini adalah si barista kopi masih menyusun choco secara acak.Menurut saya si barista ingin membuat sebuah gambar hati yang kebanyakan dilukiskan dari sebuah Cappucinno, tetapi mungkin gagal atau perspektif saya tentang "hati" tersebut adalah salah.



Cappucinno dari Kampung Kopi Banaran di Bawen adalah Cappucinno terakhir yang saya cicipi beberapa waktu lalu.Bila dibandingkan dengan tampilan Cappucinno yang lain, Capppucinno ini adalah Cappucinno yang paling cantik dengan racikan Kopi Banaran kesukaan saya.








Finally, dimanapun dan kapanpun anda menikmati Cappucinno, bagi saya Cappucinno adalah jenis minuman racikan kopi yang mempunyai rasa paling ramah dan mudah diterima oleh hampir semua lidah manusia, bukan hanya pecinta kopi semata.

Dan tetaplah menjadi Cappucinno bagi banyak orang.

Salam,
~BikDei~


Sunday, October 3, 2010

Belajar Menggambar

Ada satu beberapa benda yang selalu saya temui di Toko Buku Gramedia (Jln.Slamet Riyadi) yang tidak mungkin bisa saya beli.Benda benda tersebut adalah lukisan anak anak SD yang dipampang di tangga yang menuju lantai dua Gramedia tersebut.

Yup....
Hanya sebuah lukisan gambar anak anak SD.Apa menariknya??
Menarik karena samapi kapanpun saya tidak akan pernah bisa membuat gambar seperti itu.

Dan sangat kebetulan,ketika saya membersihkan kamar dan menemukan 'harta' saya ketika masih muda.hehe.
Benda tersebut adalah pensil warna dan cat air.
Dengan membeli sebuah buku gambar 20 x30 cm saya siap belajar menggambar!!!!!




Menurut info yang saya dapet dari Wikipedia, Menggambar adalah kegiatan kegiatan membentuk imaji dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat. Bisa pula berarti membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan dari alat gambar.

Dan menurut saya, Menggambar adalah hal yang mustahil untuk saya lakukan.Entahlah mungkin tangan saya tidak mempunyai sense buat gambar.

Menggambar yang merupakan hal yang menggembirakan dan menyenangkan bisa berubah menjadi hal yang mengeluarkan keringat.fiuh....

Sampai ssat ini, ketika terlintas kata "menggambar" yang terlintas di pikiran saya adalah : GUNUNG,BINTANG,RUMAH,POT BUNGA.Saya hanya dapat menggambar empat benda tersebut, itu pun dengan kemampuan yang tidak lebih dari anak TK.

Menggambar juga mengingatkan saya dengan kenangan kenangan yang berhubungang dengan menggar itu sendiri :

1. Ketika saya SD
Waktu Kelas 6 SD, ada ujian praktek unutk menggambar.Semua anak anak (termasuk saya) diharuskan menggambar bebas di media kertas gam,bar 40 x 60 cm.Sebagian besar teman teman saya menggambar pemandangan alam.Dan saya menggambar pemandangan Gunung saat itu.Saya masih sangat ingat ketika ada teman saya yang mengejek kalau gambar saya seperti anak TK.Rengking 3 besar EBTANAS yang tidak bisa menggambar katanya.Dan sat itu saya langsung ngamuk di tempat.

2. Sewaktu SMP
SMP ternyata masih ada pelajaran menggambar (menyedihkan).Dan guru gambar SMP saya yang saya temui beberapa waktu lalu ketika saya di RS.Dr.Moewardi sudah lupa dengan saya.Tetapi saya tidak pernah lupa ketika Beliau hampir murka ketika menggerakan jari saya untuk menggambar."Ayo lemes...lemesin tangannya" kata Beliau waktu itu.

3. Sewaktu SMA
Saya masih tidak mengeti mengapa ketika saya sudah menginjak SMA,masihhhhh saja ada pelajaran menggambar yang paling saya benci.Tentu saja bukan lagi menggambar pemandangan,tetapi menggambar bentuk dan ruang sebagai dasar kalau mau kuliah di Teknik mungkin (waktu itu saya jurusan IPA).

Memang sebagian besar pelajaran Menggambar saya habiskan di kantin atau sekedar tidur di keras.tetapi bukan berarti saya tidak pernah belajar menggambar.Saya mati matian belajar mengaambar.

Dan ketika tiba waktu ujian menggambar, saya sampai bawa contekan gambar.Saya benar benar gak ngerti mana Titik Temu,Titik Hilang,Titik Mata.

Betapa kagetnya saya ketika pengumuman remidi ditempel di papan pengumuman, yang mayoritas banyak nama terdaftar remidi Matematika,Kimia,Fisika.Akan tetapi nama manis saya terdaftar remidi Menggambar.Yup, saya yang sudah susah nyontek Menggambar masih saja ikut Remidi Menggambar.

4. Sewaktu Kuliah
Akhirnya saya tiba di masa dimana saya tidak perlu menggambar.Saya kuliah Hukum.Dan saya tak perlu menggambar apapun di sini...yiihhhaaa....

Beberapa semester lalu, saya diminta tolong salah seorang teman Psycology saya untuk menjadi objek penelitiannya.Dengan harapan saya akan diajak mengobrol,saya datang ke kampus Psycology.Sedikit kecewa ketika saya hanya disuruh melangkapi gambar dan menggambar.
Dan mengapa Mbak Mbak yang menunggui saya waktu itu hanya senyum senyum melihat saya menggambar???


Dengan beberapa pengalaman yang tidak baik tentang menggambar,saya nekat untuk menghasilkan suatu gambaran pada suatu malam.Saya membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk menggambar sebuah gambar pemandangan Gunung.

Apapun komentar yang akan datang,silahkan....
Inilah saya, yang mempunyai kekurangan tidak bisa menggambar.
Inilah gambar pemandangan Gunung seorang yang tidak bisa menggambar dan belajar menggambar.

Salam,
~BikDei~

Wednesday, September 22, 2010

Katanya MENINGGAL DUNIA

"abang tukang bakso...mari mari sini...aku mau beli...satu mangkok saja dua ratus perak yang banyak baksonya...."


Jumat malam kemarin (17 September 2010), ketika saya membuka akun twitter saya, kebetulan di twitter sedang rame membahas Bang Jefri yang kabarnya meninggal dunia.
Siapakah Bang Jefri????

Bang Jefri adalah penjual Bakso Malang dengan gerobak motornya di depan Kampus Hukum UNS.
Dan saya termasuk orang yang gemar makan Bakso Malangnya Bang Jefri di depan kampus saya.

Menurut kabar yang bereda di twitter, Bang Jefri telah meninggal dunia karena dibacok di belakang Terminal Tirtonadi.Berikut adalah berita yang saya peroleh dari salah satu teman saya.

Kaget...
Tidak percaya....
Kok BISA?????

Dan muncul beberapa tret yang mengatakan tentang kematian,berduka cita atas kematian Bang Jefri.Tanpa ada yang tahu sebenarnya yang meninggal itu Bang Jefri Tukang Bakso di depan Hukum atau tidak.

Dan melalui tulisan ini saya ingin sedikit klarifikasi tentang kematian Bang Jefri.Karena menurut beberapa kabar yang saya dengar (lagi), Bang Jefri masih sehat dan saat ini sedang berada di Lampung.Semoga berita kedua ini BENAR dan mari kita tunggu kedatangan Bang Jefri dan gerobak Bakso Malangnya.



Dan berbicara mengenai dikatakan Meninggal Dunia,saya juga pernah mengalami hal tersebut......

Waktu itu sekitar Semester 3 atau Semester 4 (saya sedikit lupa), pukul 9 malam lebih ketika saya sudah bermimpi, lalu dibangunkan oleh panggilan di hape saya.
Dari sayah seorang teman saya,namanya AYU.

Si Ayu dengan sangat tergesa gesa bertanya saya dimana?saya sedang apa?saya bagaimana?bagaimana keadaan saya saat itu?

Dengan mengantuk saya mencoba mengerti informasi yang sangat mendadak saya terima saat itu.

Jadi begini.Malam itu di beberapa anak Hukum beredar gosip bahwa Febri (nama resmi saya) angkatan 2007 meninggal dunia seketika karena kecelakaan bermotor.Dan karena hanya ada dua FEBRI Angkatan 2007 yaitu saya dan Febri (cowok), otomatis ada beberapa teman saya yang mendengar kabar tersebut dan mencari cari saya.

Dan benar karena saat itu banyak sekali panggilan telpon yang masuk dan SMS yang menanyakan apakah saya MENINGGAL atau TIDAK????

Saya TIDAK MENINGGAL DUNIA dan masih sehat sekaligus sangat waras sekarang...
Dan FEBRI (cowok) yang mengalami hal yang tidak jauh berbeda dengan saya, juga masih sehat sekarang.

Sampai sekarang saya tidak tahu siapa yang membuat gosip demikian.Semoga dosa dosamu diampuni ya...heheh

Salam,
~BikDei~

Wednesday, September 15, 2010

TUJUH



TUJUH

Tujuh adalah angka faforit saya,selain Sembilan.Menurut banyak orang,Tujuh adalah angka keberuntungan.Banyak alasan saya menyukai angka Tujuh.Berikut adalah beberapa hal di sekitar saya tentang angka Tujuh yang membuat saya semakin menyukai angka Tujuh :




  • Tanggal Lahir
Saya terlahir tanggal 7 Februari.Setiap bulan,tanggal 7 adalah tanggal special bagi saya.

  • Hari Kemerdekaan
Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus.Meskipun bukan tanggaj 7,tetapi kan ada unsur 7 nya.Hehe

  • Absensi
Dari SD hingga saya SMA,nomer absen saya adalah 7

  • Jumlah Hari
Sadarkah Anda bahwa hjari dalam seminggu ada 7 yaitu ; Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jumat,Sabtu,Minggu.

  • Warna Pelangi
Pelangi yang bewarna warni mempunyai 7 warna yaitu;Merah,Jingga,Kuning,Hijau,Biru,Nila,Ungu yang sering disingkat menjadi MeJiKuHiBiNiU.


  • Keajaiban Dunia
Ada Tujuh Keajaiban Dunia dimana Candi Borobudur pernah menjadi bagiannya.

  • Kembang Tujuh Rupa
Ritual mandi yang biasanya dilakukan untuk buang sial maupun syukuran ini menggunakan kembang tujuh rupa.

  • Langit Tujuh
Dalam konsep Islam,terdapat 7 lapisan langit,dimana perjalanan Isra Mi'raj Nabi Muhammad menuju ke langit ke Tujuh.

  • Hamil Tujuh Bulan
Mitoni adalah adat Jawa yang memperingati tujuh bulanan bayi yang dikandung oleh seorang wanita.

  • Domain
Domain blog saya ini (www.ebikdei.net) ini lahir tanggal 7 September 2009.Jadi bulan ini genap satu tahun saya memakai domain ini.

  • Meninggalnya Munir
Aktivis HAM,Munir meninggal pada tanggal 7 September 2006.Dan hingga sekarang kasus pembunuhan Munir belum mencapai titik terang.

  • Tanggal Operasi
Sebenarnya saya ingin mem-post tulisan ini pada tanggal 7 September kemarin.Tetapi pada hari itu saya sedang disibukkan oleh operasi ginjal salah seorang keluarga saya.Sangat kebetulan sekali hari itu merupakan tanggal Tujuh.

  • James Bond
James Bond 007 merupakan salah satu tokoh faforit saya.

  • Plat Nomor
Sedikit memaksa jika saya memasukan plat nomor motor saya yaitu AD 2577 CD.Hehe.Yang penting kan ada unsur Tujuhnya.

So,apakah Anda mempunyai pengetahuan maupun pengalaman mengenai angka Tujuh???


Salam,
~BikDei~






Monday, August 23, 2010

Cerita Tentang Orang Gila

Orang Gila atau lebih dikenal dengan sebutan "gak waras" dalam arti yang sebenarnya adalah orang yang mengalami gangguan kejiwaan.Penyebab orang sehat dapat menjadi gila banyak faktornya...masalah yang terlalu berat dan tidak mampu diselesaikan oleh akal pikirannya mungkin salah satu contoh saja.

Kira kira mungkin seminggu yang lalu ketika saya sedang duduk duduk sambil menikmati malam di Ngarsopuro,tiba tiba saja seorang gila lewat dan mencuri perhatian saya seketika itu.Orang gila itu seorang perempuan yang lumayan cantik untuk kelas seorang tidak waras dan memakai kaos sebuah klub bola dunia.

Tertawakah???
Itu adalah pertanyaan yang muncul di benak saya saat itu juga.
Tidak,dia tidak sedang tertawa apalagi tersenyum kosong..Dia hanya diam saja sambil sekali kali berbicara pada angin.

Dan tentu saja saya tidak mungkin mengikuti si orang gila tersebut.Saya lebih tertarik mendiskusikan dan berbagi pengalam tentang orang gila dengan teman saya yang kebetulan sedang menikmati udara malam di Ngarsopuro.

Berikut adalah beberapa reka ulang pengalaman saya dengan beberapa orang gila yang saya temui :

1. Minggu sore waktu itu hujan sangat lebat..Dan sakit kepala bekas operasi Mama kambuh,.Saya pun segera menuju ke apotek terdekat yang buka hari minggu.Masih memakai mantel hujan saya dan sangat sangat terburu,saya masuk ke dalam apotek dan langsung memesan obat unutk Mama.Tak berapa lama saya sudah mendapat obat yang saya maksud dan bergegas menuju motor saya untuk segera pulang.Dan seperti biasa,saya kehilangan kunci motor saya.Dengan susah payah saya mengecak semua kantong celana pendek saya saat itu,mengingat ingat dan tiba tiba saja pandangan saya jatuh kepada si orang gila yang sedang menari nari di bawah hujan dengan memain mainkan kunci motor saya.Yup....kunci motor saya dipegang orang gila tersebut,dan saya benar benar butuh kunci itu segera.
Marah...saat itu saya benar benar marah kepada si orang gila.Dan mungkin orang yang lewat di jalan raya itu juga menganggap saya gila karena berantem dengan orang gila di tengah hujan.Si orang gila tetap menari nari dan saya tidak bisa merebut kunci motor yang dia mainkan.Sampai akhirnya (sejenak inging menonjoknya hingga jatuh) saya tarik lengan orang gila itu dan berteriak "MAMAKU BUTUH OBAT INI SEKARANG JUGA!!!!!!!"
Entah karena takut atau kaget atau apapun....
Si orang gila menyerahkan kuncinya kepada saya.Saya tinggal begitu saja.

2. Suatu Sore setelah pulang dari Sukoharjo Kota sendirian, saya berusaha mencari jalan lain (bukan jalan raya atau alternatif yang sudah saya ketahui sebelumnya) untuk mencoba mungkin saja jalan baru yang saya temukan bisa membuat saya lebih cepat melewatkan Sukoharjo-Rumah.
Dan yang terlihat waktu itu hanya sawah semata..Sampai saya tiba di sebuah desa kecil (entah apa namanya).Ketika sampai di sebuah pertigaan,saya kembali bertanya kepada orang yang sekiranya berada di situ.Di kiri jalan saya ada seorang bapak yang sedang menyapu teras rumahnya.Sedangkan di seberang kanan saya ada sekumpulan cowok yang sedang nongkrong di sebuah Pos Kamling.
Bapak tersebut menyebutkan saya harus ke kanan jika inging samapi di Kartasura.
Lalu kemudian cowok cowok di seberang jalan kontan menyerui saya untuk mendekat.Waktu itu saya menjadi sangat sangat curiga dengan cowok cowok tersebut,tetapi saya nekat mendekat dan ingin tahu kenapa saya dipanggil untuk mendekat.
Dan, "Mbak,,bapake kae edyannnn........"
Bingung....saya benar benar bingung saat itu.Tetapi harus segera mengambil keputusan karena hari semakin larut dan saya masih berada di antah berantah.
Saya pun berusaha mempercayai cowok cowok tersebut dan menuju ke kiri jalan.
Dan ternyata mereka memberi ionformasi yang benar...
Terima kasih...

3. Beberapa bulan kemarin ketika minum es degan di depan Jurug,saya tiba tiba ingin masuk ke Rumah Sakit Jiwa Kentingan yang memang letaknya tidak jauh dari kampus sekaligus tempat minum saya saat itu.Hanya bermodal membayar parkir dan mengelabuhi satpam sekaligus perawat yang sedang berjaga,saya jalan jalan ke semua lingkungan RSJ tersebut.
Mungkin ketika saya nanti dikatakan "gila" bahkan "tidak waras" dan akhirnya dirawat di RSJ tersebut,saya akan bertambah gila.
Sedikit sok tahu, "mungkin yang diperlukan orang gila adalah kehangatan dan kebersamaa,bukan sebuah terali besi yang membatasi kebebasan mereka"

Itu semua adalah beberapa pengalaman saya dengan orang gila yang bisa saya ceritakan danmasih saya ingat.
Kalau kata kakak saya " dik,,kamu kok banyak banget berurusan dan diganggu orang gila"

Atau mungkin juga saya ini juga gila??

Yang pasti,Jangan kucilkan orang gila dan jangan membuat keadaan dimana seorang gila tersebut terlihat lebih gila lagi di pandangan masyarakat.

Salam,
~BikDei~

Thursday, August 5, 2010

Jika Saya Buta Nanti

Bayangkan jika anda menjadi mendadak buta.Tidak bisa melihat.Yang tersisa tinggalah kegelapan yang tiada berlabuh.

Bingung?
Putus Asa?
Marah dengan keadaan?
Sedih?
Kecewa?
Bermimpi untuk dapat melihat kembali?

Lalu bagaimana jika dalam kebutaan itu anda harus segera menentukan langkah anda selanjutnya?

Meminta tolong kepada orang lain kah?
Atau kembali napak tilas langkah anda sebelumnya dan mundur terus sampai anda menemukan tempat aman bagi anda?

Anda memutuskan untuk terus melangkah ke depan karena bagi anda mundur tak akan merubah apapun dan diam di tempat sama dengan tidak memperbaiki apapun.

Ketika anda berjalan,kemudian anda merasakan adanya sebuah jembatan.Sebuah jembatan dengan sebuah titihan berupa bambu.
Apa yang akan anda lalukan?
Terus berjalan kah?

Kalau saya menjadi anda,saya akan berhenti sejenak.
Sejenak berdoa.
Menajamkan pendengaran saya,mendengarkan kemana arah jalannya sang angin..menghantam sebuah batasan apakah si angin.
Menghela napas panjang lalu membuka lebar lebar mata batin saya.Menajamkan insting.

Lalu melepas semua alas kaki saya.Semuanya tanpa sisa agar saya benar benar bisa membaca setiap ruas bambu yang akan saya lalui.
Menanggalkan semua beban yang saya bawa.Beban di kepala,tangan,kaki,dan hati saya.

Lalu mulai meregangkan tangan,bukan untuk mencari pegangan di kanan,kiri,depan,atau belakang.
Hanya sekedar meregangkan untuk keseimbangan ketika saya menyeberang.Pegangan sesungguhnya sudah ada pada mata hati dan batin saya.

Lalu saya siap meraba tiap ruas bambu dengan jari jari kaki saya sebelum meletakan telapak kaki saya.

Satu per satu
Lambat mungkin,tapi saya ingin selamat dan akan selamat.

Salam,
~BikDei~

Thursday, July 29, 2010

Cerita Seorang Gadis

Suatu ketika ada seorang gadis sedang bepergian ke pantai bersama teman temannya.Si gadis mengendarai mobil pribadinya,sedangkan teman temannya mengendarai mobil yang lain.

Si gadis bermain air,berenang,bermain pasir,dan segala kegiatan lainnya di pantai tersebut.
Sampai akhirnya,siang itu si gadis merasa sangat kepanasan dengan cuaca dan udara di pantai tersebut.Si gadis bersikeras untuk pergi dari tempat tersebut dan menuju bukit bintang,dimana di sana udaranya sejuk dan dapat melihat bintang di kala malam.

Namun,teman temannya tidak ada yang mau menemani si gadis pergi.
"Tujuan kita adalah PANTAI, bukan BUKIT BINTANG"kata salah seorang dari mereka.

Karena merasa berada di tempat yang tidak dia suka,si gadis nekat pergi sendirian meninggalkan pantai tersebut.

Sampai di suatu waktu dalam perjalannanya,mobil si gadis macet di suatu ketinggian tertentu.
Si gadis sama sekali tidak mengerti mesin.
Si gadis kebingungan.Di tempat itu sangat sepi dan tidak ada orang.

Di belakang setir mobilnya,selama beberapa waktu si gadis hanya terdiam berpikir.
Ada tiga pilihan yang harus dia pilih :

1. Putar balik ke belakang dan menemui teman teman yang berda di pantai bawah dengan cara meluncur bebas dari ketinggian tersebut.Terus menurun dia akan samapi di pantai kembali.

2. Jalan terus ke Bukit Bintang dengan cara memperbaiki mesin mobilnya terlebih dahulu.

3. Membanting setir dan menikmati pemandangan di luar mobilnya dan menemukan jalan lain.


Si gadis keluar dari mobilnya.Selama kebingungan tadi,dia tidak menyadari betapa indah alam di sekitarnya.Pohon pohon pinus kesukaannya,bunga bunga liar,dan dia mulai mencium sejuknya hawa pegunungan.

Si gadis bernyanyi dan menari di sana diiringi musik alam.

Setelah menghabiskan beberapa waktu hanya dengan menatap kejauhan,si gadis menemukan sebuah jalan.Terjal mungkin,tapi ini pilihannya.

Si gadis tiba tiba ingat bahwa dia tidak mempunyai cadangan bahan bakar bensin buat mobilnya,dia juga sama sekali tidak mengerti mesin mobil,mengharapkan orang lain untuk memperbaiki mobilnya sepertinya mustahil.Pilihan kedua pun dia coret.

Bagaimana dengan pilihan pertama??

Si gadis mampu mengendalikan laju mobilnya melesat turun.Tapi apa iya harus menelan ludahnya sendiri dengan kembali ke pantai?Dia punya impian pergi ke Bukit Bintang.Dan dia akan ke sana.

Lalu si gadis mengambil selang dalam bagasinya,menyedot bensin dan ditempatkan ke dalam derigen.
Si gadis mengambil tas ransel besar yang berada di jok belakang, di sana ada semua keperluannya.

Yang dia lakukan kemudian adalah,menunggu teman temannya datang melewati mobil macetnya.Membuat tanda agar mereka berhenti dan mengambil bensin yang telah ia kumpulkan.Si gadis tidak lagi memerlukannya.

Selang agak lama,si gadis mendengar derum mesin mobil.Si gadis bersembunyi di semak semak belukar.

Dan memang benar,teman temannya berhenti melihat tanda yang dilihat si gadis.Lalu mereka mengambil bensin tersebut dan pergi meninggalkan temapt tersebut.

Tersenyum,si gadis melihat tersebut.
"Semoga selamat sampai tujuan.Dari awal tujuan kita memang berbeda"

Lalu si gadis mengikat rambutnya,menyembunyikan rambut panjangnya dalam topi.Menyembunyikan identitas wanitanya untuk berjaga jaga selama perjalanan.

Lalu dia berjalan menuju Bukit bintang...Terus Berjalan seorang diri.

Si gadis tidak takut kegelapan,tidak takut binatang buas,dan tidak takut dengan manusia lain.

Namun,berharap ada orang lain yang juga ingin menuju Bukit Bintang...

Jika tak adapun,si gadis akan tetap jalan terus dengan caranya sendiri.
Karena hati dan pikirannya sendiri adalah kemuduiyang paling akurat dan tak akan menyesatkannya,

Salam,
~BikDei~

Monday, July 5, 2010

Perkanalkan,Saya Cappucinno

Saya mencintai kopi....
Saya sedang membaca buku "Katakan Cinta Dengan Kopi" karangan Veronica..Buku ini BUKANLAH NOVEL karena saya menemukan buku tersebut di rak bagian Psikologi Umum.

Lalu saya teringat kembali dengan karakter kopi yang saya ciptakan sendiri untuk diri saya.

Saya adalah Cappucinno....
Cappucino yang disarankan oleh para pecinta kopi untuk orang lain karena rasanya yang mudah melekat untuk semua lidah penikmat kopi.Cappucinno yang ramah dengan kandungan kopi rendah yang siap memperkenalkan lidah Anda dengan berbagai jenis kopi lain.


Ini adalah Cappucinno yang saya minum di D'Caffinno

Jadi,kopi apakah anda sekalian??

Salam,
~BikDei~

Monday, June 28, 2010

From Filosofi Kopi

Good evening every body..Hello there??

Malam ini,waktu saya mengalami kebosanan belajar,saya melakukan googling beberapa hal yang sedang saya ingin tahu (not 'bout the exam exactly),saya jatuh pada tempo saya googlin nama saya sendiri,diri saya sendiri "ebik dei" (stupid me!).

Well,saya bertemu dengan sebuah posting blog terdahulu saya dari friendster (yang akunnya saja saya lupa)..

Ini bukan tentang tulisannya,tapi tentang sebuah kata kata yang saya kutip dari buku Filosofi Kopi karya Dewi Lestari yang saya sisipkan di post saya tersebut, "DI DALAM RUANG KECIL YANG DINAMAKAN HATI,ADA TERAS UNTUK TAMU.TETAPI HANYA DIRIMU SENDIRI YANG BERHAK BERADA DI INTI HATIMU SENDIRI".

So sweet for me:))
Dan saya membaca buku yang berisi kumpulan cerpen itu secara bersambung ketika saya minum kopi sendirian di kedai Kopi Ku Pas..

Buku tersebut masih tergeletak manis di deretan toko buku Gramedia,tapi rasa eman eman untuk membelinya.Karena lebih baik membeli buku yang belum pernah dibaca kan?

Nice book and i love this words..
Night every body,

Salam,
~BikDei~

Thursday, June 24, 2010

The Sky River

The Sky River....
I want to see you, I want to stare and sit on your bottom...the river sky,, how your beauty?

Apakah kalian adalah penggemar kartun Doraemon??
Kalau kalian benar benar penggemarnya,pasti pernah mendengar tentang sungai langit.

Kiranya, setelah itu saya mulai bermimpi untuk dapat melihat sungai langit.

Saya adalah orang yang sangat sangat senang melihat dan menatap bintang bintang di langit.Bukan merupakan hal bodoh,dan juga bukan merupakan hal yang konyol..Saya cuma berpikir kalau Bintang itu Indah.

Saya punya rumah yang terletak di pinggiran kota.Terkadang,ketika saya merindukan bintang,saya hanya bisa nongkrong nongkrong di teras rumah saya.
dengan pemandangan bintang yang seadanya,pasti.

Lalu...saya menemui seseorang yang berjanji membawa saya ke tempat itu.tempat di mana saya bisa melihat sungai langit dengan mata telanjang saya (tanpa teropong apalagi mendaki gunung).saya cuma perlu berdiri di sana lewat tengah malam dengan keadaan langit yang sangat cerah.

Ternyata semuanya tidak semudah itu...berkali kali saya kembali ke tempat itu yang butuh sedikit libur agak panjang atau libur yang saya tentukan sendiri dibalik rutinitas kuliah dan bekerja saya.
Susah euy,,menyamakan antara kesempatan yang saya punya dengan cuaca langit yang saat ini tak terjebak manusia.

Kira kira akhir Januari atau awal Februari saya mulai mengunjungi tempat itu...
Dan,,,sering saya mengumpat dengan cuaca...hujan....hujan...hujan.....
Lalu saya kembali...hujan...hujan....hujan....
Lalu...hujan....hujan....hujan.....
Lalu,,saya berangkat cerah sesampainya di sana hujan hujan dan hujan....
April terakhir saya ke sana gak hujan...tapi kabut....bintangnya gag terlihat.Sial!!!

Tak mudah putus asa, tanggal 14 Juni kemarin saya kembali lagi ke sana.Tanpa berharap lebih karena sore harinya gerimis mengundang...

Saya kembali ke tempat itu hampir tengah malam.Dingin sekali,,menusuk nusuk kulit rasanya..
Dan....
Eng....Ing...Eng.....

I see it.....
Bintang Bintang....rasanya menyelimuti tanah yang saya pijak.Dan saya melihat sungai langit itu..Sebuah goresan putih di langit (bukan awan lho) di mana di sepanjang goresan langit itu bertebaran bintang tiada tara...

Wow!!!!amaizing for me.....

Tetapi saya tidak berlama lama di situ, karena angin bertiup sangat kencang dan (i don't know why) tumben saya merinding di kegelapan malam.Dan partner "mengejar bintang" saya sempat melihat bintang jatuh..
Tapi saya tidak....

Nice experience:))

Salam,
~BikDei~





Moot Court = Drama Classes


I think, moot court is a drama...drama about the law


Moot court atau dalam bahasa Indonesia adalah peradilan semu..
Bila kalian tidak mengerti apa itu peradilan semu adalah dalam bahasa awam latihan sidang,sidang bohong bohongan..

Saya adalah mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Dan saya telah menempuh 3 Peradilan Semu, yaitu: Peradilan Semu Pidana,Peradilan semu PTUN,dan Peradilan Semu Pidana.

1.Peradilan Semu Pidana

PLKH Pidana. saya tempuh sewaktu semester V.Waktu yang diberikan buat kelompok kami saat itu hampir 2 bulan.Waktu yang lumayan cukup buat memilih kasus,memodifikasi kasus,pemberkasan,dan inti dari PLKH itu sendiri, yaitu :DRAMA!
Sewaktu PLKH Pidana, saya menjadi seorang Jaksa penuntut Umum (JPU) yang bertugas membuat penuntutan terdakwa dengan pasal pasal Pidana seberat dan sekomplek mungkin.Lawan dari Penuntut Umum adalah Penasehat hukum.
Menjadi seorang Penuntut Umu lumayan ribet karena bersama sama Hakim dan Penasehat hukum menyusun pemberkasan,dan jalan cerita yang sinkron.

Kasus pada saat itu adalah 362 dan 368 KUHP atas dakwaan Terdakwa telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Kostumnya adalah: rok hitam.kemeja putih,memakai toga hitam,rambut disanggul,dan sepatu hitam.

Dan inilah, foto kelompok saya.

2. Peradilan Semu PTUN

Dua PLKH yang harus saya tempuh di Semester V yaitu Peradilan Pidana dan Peradilan PTUN.PTUN adalah Peradilan Tata Usaha negara.Yaitu peradilan yang menangani kasus kasus gugatan Tata Usaha Negara yaitu sengketa antara kelembagaan negara.
Waktu itu saya menjadi Panitera, yaitu orang yang bertugas mendampingi Majelis Hakim selama persidangan berlangsung.Panitera adalah orang yang mencatat jalannya persidangan,membuat agenda sidang,dan membuat berita acara persidangan.Panitera pada saat Moot Court juga bertugas untuk membuka dan menutup sidang.

Saat itu saya agak lupa kasusnya (soalnya saya blas gag ikut pemberkasan...heheh).Yang pada intinya adalah gugatan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap Surat Keputusan Bu[pati di daerahnya.

Kostum yang saya pakai adalah : rok hitam,kemeja putih,blazer hitam,rambut disanggul,dan sepatu hitam.

Berikut adalah saya bersama kelompk PTUN saya...

3.Peradilan Semu Perdata

PLKH terakhir yang saya tempuh adalah PLKH Perdata pada semester VI ini.
Waktu yang diberikan sangat sangat sempit yaitu 3 minggu saja.kali ini Tim saya, agak rempong dan memang benar benar rempong,bayangkan saja dengan waktu sesempit itu bisa bikin apa?Ini kan kerja tim menyatukan 18 kepala di satu tim bukannlah hal yang mudah.
Dan karena saya juga sedang sibuk,maka dalam PLKH ini saya hanya memilih untuk menjadi seorang saksi Tergugat saja.

Kasus yang disidangkan adalah gugatan Wanprestasi.Saya menjadi seorang ibu rumah tangga yang suami saya sebenarnya harus dimasukan dalam dakwaan (saat itu dijadikan eksepsi dari Penasehat Hukum Tergugat).Peran saya adalah ibu rumah tangga agak rese yang meninggalkan suaminya ketika suami saya sedang dalam masalah.

Karena sedikit kesulitan mau menggunakan kostum "ibu rumah tangga " seperti apa, saya memakai : rok hitam,tank top kuning,blazer krem,rambut disanggul,dan sepatu coklat.
Demikian cerita drama hukum saya.....


Salam,
~BikDei~