Skip to main content

Posts

Mengejar Matahari Terbit di Bromo ( part 1 )

Ini adalah cerita pengalaman kedua saya berkunjung di gunung Bromo.Di akhircerita semoga kalian mengerti mengapa saya beri judul "Mengejar matahari terbit di gunung Bromo". Berawal dari hasil ketemuan dengan anak anak UNS di Surabaya, merencanakan liburan bareng ke Bromo. Dan belum ketemu jadwal pasti akan berangkat kapan dan siapa saja, sekonyong konyong sabtu, 24 Agustus 2013 mendekati tengah malam saya diajakin pergi ke Bromo saat itu juga. Wow!interest tapi juga was-was,but i thought i need refresment for my body and my soul. Berangkatlah kami berlima dari jantung kota Pahlawan menuju Bromo.yeah!! You know that?Mengumpulkan 5 orang secara acak dan mendadak butuh waktu juga and finnally, pukul 12:30 am,ketika saya melirik jam tangan, kami baru masuk ke tol Surabaya-Pasuruan. Mengingat Mei tahun kemarin saya juga ke Bromo, jam segitu saya sudah naik dari kota Probolinggo menuju Bromo. But nevermind, i try to enjoy my pleasure with my new friends. Duduk di depan saya berni…

No Place Like Home

Home...
Home atau dalam BahasaIndonesia artinya adalah rumah.

No Place Like Home...
Btw, mengapa bukan No Place Like House?
Artinya sama bukan?

Saya jadi ingat perkataan sekaligus pertanyaan salah seorang teman saya, mengapa ada istilah "homely" bukan "housely"
Homely means place like home. Just like, still not the real home :)

Lalu ada lagi perkataan seorang teman saya yang berbeda, "rumah adalah tujuan terakhir manusia"
Menurut saya, rumah bukan sekedar papan sebagai pelengkap kebutuhan primer manusia, tapi rumah adalah sesuatu yang menjadi tujuan terakhir kita, sesuatu yang akan kita inginkan kembali untuk selalu pulang.


Nikmatnya Nasi Krawu Khas Gresik

Beberapa waktu kemarin saya sempat berkunjung ke Kota Gresik, Jawa Timur. Sebuah kunjungan singkat memang, tapi masih bisa menyempatkan diri mencicipi masakan khas kota yang terkenal dengan salah satu merek semennya.

Nasi krawu. Kata orang Gresik sich kurang lengkap kalo pergi ke Gresik tapi belum mencicipi hidangan ini. Akhirnya saya meluncur  warung makan Bu Azza di Jln. Panglima Sudirman No. 83A Gresik yang khusus menyediakan menu nasi krawu.

Rectoverso : Cinta Yang Tak Terucap

Cinta yang tak terucap. Kalau boleh saling jujur, pasti semua manusia di dunia pernah merasakan dan mengalami cinta yang tak terucap. Mungkin itu juga yang coba ditampilkan oleh Dewi "Dee" Lestari lewat kumpulan cerpen Rectoverso.
Rectoverso sendiri merupakan hibrida antara karya fiksi dan musik yang kemudian diangkat ke layar leba,r sama dengan saudaranya, Perahu Kertas. Well, di sini saya akan mecoba berbagi cerita tentang Film Rectoverso saja  ( karena saya belum sempat membaca bukunya).
Lagi, untuk kedua kalinya karya Dewi Lestari diangkat ke layar lebar. Dan lagi, bertemakan cinta (hehe). Tapi kali ini Rectoverso muncul dengan 5 plot yang berbeda dan saling berdiri sendiri. Sengaja memanfaatkan moment valentine film ini mulai launching tanggal 14 Februari 2013 sepertinya sangat cocok dengan momen romantis yang sedang mewabah tiba-tiba.
Dari segi cerita, film ini menceritakan 5 plot cerita cinta yang berbeda dan tidak berhubungan satu sama lain seperti dalam bukunya. Di…